Hanz Cheater | Welcome To Hanz , Semoga Bermanfaat postingannya

Saturday, 6 April 2013

33 Kitab TALMUD Yahudi, "Buku Hitam" Israel Yang Paling Berbahaya Bagi Manusia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم 

 Kitab Talmud adalah kitab suci yang terpenting bagi kaum Yahudi, bahkan lebih penting daripada Kitab Perjanjian Lama, yg juga dikenal dgn nama Kitab Taurat. Bukti tentang hal ini dapat ditemukan dalam Talmud ‘Erubin’ 2b (edisi Soncino) yang mengingatkan kepada kaum Yahudi, “Wahai anakku, hendaklah engkau lebih mengutamakan fatwa dari para Ahli Kitab (Talmud) daripada ayat-ayat Taurat”.

Para pendeta Parisi mengajarkan, doktrin dan fatwa yang berasal dari para rabbi (pendeta), lebih tinggi kedudukannya daripada wahyu yang datang dari Tuhan. Talmud mengemukakan hukum-hukumnya berada di atas Taurat, bahkan tidak mendukung isi Taurat. Bahkan para pendeta Talmud pun mengklaim bahwa sebagian dari isi Kitab Talmud merupakan himpunan dari ajaran yang disampaikan oleh Nabi Musa a.s. secara lisan. Sampai dengan kedatangan Nabi Isa a.s. Kitab Talmud belum dihimpun secara tertulis seperti bentuknya yang sekarang.
Dalam tafsir Al Marâghi dijelaskan bahwa ‘Uzair adalah seorang pendeta (kâhin) Yahudi, ia hidup sekitar 457 SM. Menurut kepercayaan orang-orang Yahudi ‘Uzair adalah orang yang telah mengumpulkan kembali wahyu-wahyu Allah di kitab Taurat yang sudah hilang sebelum masa Nabi Sulaiman as. Sehingga segala sumber yang yang dijadikan rujukan utama adalah yang berasal dari ‘Uzair, karena menurut kaum Yahudi waktu itu ‘Uzair adalah satu-satunya sosok yang paling diagungkan, maka sebagian mereka akhirnya menisbatkan ‘uzair sebagai anak Allah.

Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? (QS. At-Taubah,9:30).
Dari ayat tsb nampak jelas bahwa orang-orang Yahudi telah menghina Allah, karena telah menyamakan Allah dengan makhluk-Nya. Padahal Allah Subhanahu wa Ta'ala tidak beranak dan tiada pula diperanakkan, (QS. Al-Ikhlash 112 :3).

Seorang peneliti Yahudi, Hyam Maccoby, dalam bukunya ‘Judaism on Trial’ mengutip pemyataan Rabbi Yehiel ben Joseph, bahwa “Tanpa Talmud kita tidak akan mampu memahami ayat-ayat Taurat … Tuhan telah melimpahkan wewenang ini kepada mereka yang arif, karena tradisi merupakan suatu kebutuhan yang sama seperti kitab-kitab wahyu. Para arif itu membuat tafsiran mereka … dan mereka yang tidak pernah mempelajari Talmud tidak akan mungkin mampu memahami Taurat.”
Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa penyelewengan dalam masalah akidah merupakan tindakan yang sangat sesat, karena sekitar 1/3 dari kandungan Al-Quran menjelaskan tentang kidah/kepercayaan atas semua rukun iman yang harus diyakini oleh setiap manusia.

Nabi Isa a.s. sendiri mengutuk tradisi ‘mishnah’ (Talmud awal), termasuk mereka yang mengajarkannya (para hachom Yahudi dan kaum Farisi), karena isi Kitab Talmud seluruhnya menyimpang, bahkan bertentangan dengan Kitab Taurat. Kaum Kristen, karena ketidak-pahamannya, hingga dewasa ini menyangka Perjanjian Lama merupakan kitab tertinggi bagi agama Yahudi. Sangkaan itu keliru.

Nabi Isa a.s. sendiri mengutuk tradisi ‘mishnah’ (Talmud awal), termasuk mereka yang mengajarkannya (para hachom Yahudi dan kaum Farisi), karena isi Kitab Talmud seluruhnya menyimpang, bahkan bertentangan dengan Kitab Taurat. Kaum Kristen, karena ketidak-pahamannya, hingga dewasa ini menyangka Perjanjian Lama merupakan kitab tertinggi bagi agama Yahudi. Sangkaan itu keliru.

Terhadap tradisi ‘mishnah’ itu para pendeta Yahudi menambah sebuah kitab lagi yang mereka sebut ‘Gemarah’ (kitab “tafsir” dari para pendeta). Tradisi ‘mishnah’ (yang kemudian dibukukan) bersama dengan “Gemarah’, itulah yang disebut Talmud. Ada dua buah versi Kitab Talmud, yaitu ‘Talmud Jerusalem’ dan ‘Talmud Babilonia’. ‘Talmud Babilonia’ adalah kitab yang paling otoritatif.

Memang ada kelompok di kalangan kaum Yahudi yang menolak Talmud, dan tetap berpegang teguh kepada kitab Taurat (Taurat ada dua Versi : Taurat asli dan Taurat versi Perjanjian Lama yang sekarang). Mereka ini disebut golongan 'Karaiyah', kelompok yang sepanjang sejarahnya paling dibenci dan menjadi korban didzalimi oleh para pendeta Yahudi orthodoks.

Kitab Talmud adalah sebuah kitab paling berbahaya yang pernah ada di muka bumi.
Kitab Talmud bukan saja menjadi sumber dalam penetapan hukum agama, tetapi juga menjadi ideologi dan prinsip-prinsip, serta arahan bagi penyusunan kebijakan negara dan pemerintah Israel, dan menjadi pandangan hidup orang Yahudi pada umumnya. Itu pula sebabnya mengapa negara Israel disebut sebagai negara yang rasis, chauvinistik, theokratik, konservatif, dan sangat dogmatik.

Ilmuwan terkenal dalam bidang kebudayaan Ibrani dan kajian tentang Talmud, Joseph Barcley, menyatakan: “....Sebagian teks yang ada dalam Talmud adalah ekstrim, sebagiannya lagi menjijikkan, dan sebagian lagi berisi kekufuran..... “karenanya, banyak penguasa negara (raja dan kaisar) dan penguasa agama (Paus) di Eropa mengharamkan beredarnya kitab ini".
Talmud merupakan manifesto yang paling berbahaya kepada perikemanusiaan. Ia lebih berbahaya daripada buku Mein Kampf, karya Hitler. bahkan Kitab Talmud ini menggariskan penghancuran total semua agama dan peradaban yang ada di dunia, demi terciptanya sebuah masyarakat Zionis internasional

Saat ditanya, kenapa orang Israel bisa melakukan berbagai kekejaman terhadap orang Palestina, Pappe menjawab, “Ini buah dari sebuah proses panjang pengajaran paham, indoktronasi, yang dimulai sejak usia taman kanak-kanak, semua anak Yahudi di Israel dididik dengan cara ini. Anda tidak dapat menumbangkan sebuah sikap yang ditanamkan di sana dengan sebuah mesin indoktrinasi yang kuat, yaitu menciptakan sebuah persepsi rasis tentang orang lain yang digambarkan sebagai primitif, hampir tidak pernah ada, dan penuh kebencian: Orang itu memang penuh kebencian, tapi penjelasan yang diberikan di sini adalah ia terlahir primitif, Islam, anti-Semit, bukan bahwa ia adalah seorang yang telah dirampas tanahnya.”


Indoktrinasi terhadap anak-anak Israel berlanjut hingga ia besar. Ayat-ayat Talmud dijadikan satu-satunya “pedoman moral” bagi mereka. Yang paling utama adalah indoktrinasi bahwa "hanya orang-orang bangsa Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia melainkan binatang." (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a). “Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a). "Orang-orang Non Yahudi boleh dibantai / dibunuh karena hukumnya Wajib." (Sanhedrin 58).
 
Penanaman doktrin rasisme yang terdapat dalam Talmud dilakukan para orangtua kaum Zionis kepada anak-anak mereka sejak dini. Survei yang diadakan oleh Ary Syerabi, mantan perwira dari Satuan Anti Teror Israel, terhadap 84 anak-anak Israel usia sekolah dasar, saat dia bergabung dengan London Institute for Economic Studies. Ary Serabi ingin mengetahui perasaan apa yang ada di dalam benak anak-anak Israel terhadap anak-anak Palestina sebaya mereka yang sesungguhnya. Kepada anak-anak Israel itu Ary memberikan sehelai kertas dan pensil, lalu kepada mereka Ary berkata, “Tulislah surat buat anak-anak Palestina, surat itu akan kami sampaikan pada mereka. ”

Hasilnya sungguh mencengangkan. Anak-anak Israel yang menyangka suratnya benar-benar dikirim kepada anak-anak Palestina. Mereka menulis surat mereka dengan sebenar-benarnya, keluar dari hati terdalam. Apa saja yang mereka tulis? Salah satu surat ditulis oleh seorang anak perempuan Israel berusia 8 tahun. Ia mengaku menulis surat kepada anak perempuan Palestina seusianya. Isi suratnya antara lain:
"Sharon akan membunuh kalian dan semua penduduk kampung… dan membakar jari-jari kalian dengan api. Keluarlah dari dekat rumah kami, wahai monyet betina. Kenapa kalian tidak kembali ke (tempat) dari mana kalian datang? Kenapa kalian mau mencuri tanah dan rumah kami? Saya mempersembahkan untukmu gambar (ini) supaya kamu tahu apa yang akan dilakukan Sharon pada kalian…ha…ha…ha”
Bocah Israel itu menggambar sosok Sharon dengan kedua tangannya menenteng kepala anak perempuan Palestina yang meneteskan darah.
 
Metoda kerja yang dipakai oleh ‘Protokol’ untuk menghancurkan suatu masyarakat cukup jelas. Memahami metoda itu penting jika seseorang ingin menemukan makna dari arus serta arus-balik yang membuat orang menjadi frustrasi ketika mencoba memahami kekacauan keadaan masa kini. Orang menjadi bingung dan hilang semangat oleh berbagai teori masa kini dan suara-suara yang centang-perenang. Setiap suara atau teori itu seakan-akan dapat dipercaya dan menjanjikan masa depan yang lebih baik. Kalau saja kita dapat memahami makna dari suara yang centang-perenang dan berbagai teori yang amburadul itu, maka hal itu akan menyadarkan kita bahwa kebingungan dan hilangnya semangat masyarakat merupakan sasaran yang dituju oleh ‘Protokol’. Ketidakpastian, keragu-raguan, kehilangan harapan, ketakutan, semuanya ini merupakan reaksi yang diciptakan oleh program yang diuraikan di dalam ‘Protokol’ yang diharapkan tercapai. Kondisi masyarakat dewasa ini merupakan bukti efektifnya program tersebut.

Pelaksanaan ajaran Talmud tentang keunggulan kaum Yahudi yang didasarkan pada ajaran kebencian itu telah menyebabkan penderitaan yang tak terperikan terhadap orang lain sepanjang sejarah ummat manusia sampai dengan saat ini, khususnya di tanah Palestina. Ajaran itu telah dijadikan dalih untuk membenarkan pembantaian secara massal penduduk sipil Arab-Palestina. Kitab Talmud menetapkan bahwa semua orang yang bukan-Yahudi disebut “goyim”, sama dengan binatang, derajat mereka di bawah derajat manusia. Ras Yahudi adalah “ummat pilihan”, satu-satunya ras yang mengklaim diri sebagai keturunan langsung dari Nabi Adam a.s.

Beberapa kutipan yang diangkat dari Kitab Tamud dalam uraian berikut ini merupakan dokumen asli yang tidak-terbantahkan, dengan harapan dapat memberikan pencerahan kepada segenap ummat manusia, termasuk kaum Yahudi, tentang kesesatan dan rasisme dari ajaran Talmud yang penuh dengan kebencian, yang menjadi kitab suci baik bagi kaum Yahudi Orthodoks maupun Hasidiyah di seluruh dunia.


Beberapa Contoh Isi Ajaran Talmud
Erubin 2b, “Barangsiapa yang tidak taat kepada para rabbi mereka akan dihukum dengan cara dijerang di dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka”.
Moed Kattan 17a, “Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan sesuatu kejahatan, maka hendaklah ia pergi ke suatu kota dimana ia tidak dikenal orang, dan lakukanlah kejahatan itu disana”
Menganiaya seorang Yahudi Sama Dengan Menghujat Tuhan dan Hukumannya ialah Mati
Sanhedrin 58b, “Jika seorang kafir menganiaya seorang Yahudi, maka orang kafir itu harus dibunuh”.

Dibenarkan Menipu Orang yang Bukan-Yahudi
Sanhedrin 57a, “Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang bekerja baginya”.

Orang Yahudi Mempunyai Kedudukan Hukum yang Lebih Tinggi
Baba Kamma 37b, “Jika lembu seorang Yahudi melukai lembu kepunyaan orang Kanaan, tidak perlu ada ganti rugi; tetapi ,jika lembu orang Kanaan sampai melukai lembu kepunyaan orang Yahudi maka orang itu harus membayar ganti rugi sepenuh-penuhnya”.

Orang Yahudi Boleh Mencuri Barang Milik Bukan-Yahudi
Baba Mezia 24a, “Jika seorang Yahudi menemukan barang hilang milik orang kafir, ia tidak wajib mengembalikan kepada pemiliknya”. (Ayat ini ditegaskan kembali di dalam Baba Kamma 113b),
Sanhedrin 57a, “Tuhan tidak akan mengampuni seorang Yahudi ‘yang mengawinkan anak-perempuannya kepada seorang tua, atau memungut menantu bagi anak-lakinya yang masih bayi, atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir)’ …”.

Orang Yahudi Boleh Merampok atau Membunuh Orang Non-Yahudi
Sanhedrin 57a, “Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea (kafir), tidak ada hukuman mati, Apa yang sudah dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya”.
Baba Kamma 37b, “Kaum kafir ada di luar perlindungan hukum, dan Tuhan membukakan uang mereka kepada Bani Israel”.

Orang Yahudi Boleh Berdusta kepada Orang Non-Yahudi
Baba Kamma 113a, “Orang Yahudi diperbolehkan berdusta untuk menipu orang kafir”.

Yang Bukan-Yahudi adalah Hewan di bawah Derajat Manusia
Yebamoth 98a, “Semua anak keturunan orang kafir tergolong sama dengan binatang”.
Abodah Zarah 36b, “Anak-perempuan orang kafir sama dengan ‘niddah’ (najis) sejak lahir”.
Abodah Zarah 22a – 22b, “Orang kafir lebih senang berhubungan seks dengan lembu”.

Ajaran Gila di dalam Talmud
Gittin 69a, “Untuk menyembuhkan tubuh ambil debu yang berada di bawah bayang-bayang jamban, dicampur dengan madu lalu dimakan“.
Shabbath 41a, “Hukum yang mengatur keperluan bagaimana kencing dengan cara yang suci telah ditentukan”.
Yebamoth 63a, ” … Adam telah bersetubuh dengan semua binatang ketika ia berada di Sorga”.
Yebamoth 63a, “…menjadi petani adalah pekerjaan yang paling hina “.
Sanhedrin 55b, “Seorang Yahudi boleh mengawini anak-perempuan berumur tiga tahun (persisnya, tiga tahun satu hari)”.
Sanhedrin 54b, “Seorang Yahudi diperbolehkan bersetubuh dengan anak-perempuan, asalkan saja anak itu berumur di bawah sembilan tahun”.
Kethuboth 11b, “Bilamana seorang dewasa bersetubuh dengan seorang anak perempuan, tidak ada dosanya”.
Yebamoth 59b, “Seorang perempuan yang telah bersetubuh dengan seekor binatang diperbolehkan menikah dengan pendeta Yahudi. Seorang perempuan Yahudi yang telah bersetubuh dengan jin juga diperbolehkan kimpoi dengan seorang pendeta Yahudi”.
Abodah Zarah 17a, “Buktikan bilamana ada pelacur seorangpun di muka bumi ini yang belum pernah disetubuhi oleh pendeta Talmud Eleazar”.
Hagigah 27a, “Nyatakan, bahwa tidak akan ada seorang rabbi pun yang akan masuk neraka”.
Baba Mezia 59b, “Seorang rabbi telah mendebat Tuhan dan mengalahkan-Nya. Tuhan pun mengakui bahwa rabbi itu memenangkan debat tersebut”.
Gittin 70a, “Para rabbi mengajarkan, ‘Sekeluarnya seseorang dari jamban, maka ia tidak boleh bersetubuh sampai menunggu waktu yang sama dengan menempuh perjalanan sejauh setengah mil, konon iblis yang ada di jamban itu masih menyertainya selama waktu itu, kalau ia melakukannya juga (bersetubuh), maka anak-keturunannya akan terkena penyakit ayan”.
Gittin 69b, “Untuk menyembuhkan penyakit kelumpuhan campur kotoran seekor anjing berbulu putih dan campur dengan balsem; tetapi bila memungkinkan untuk menghindar dari penyakit itu, tidak perlu memakan kotoran anjing itu, karena hal itu akan membuat anggota tubuh menjadi lemas “.
Pesahim 11a, “Sungguh terlarang bagi anjing, perempuan, atau pohon kurma, berdiri di antara dua orang laki-laki. Karena musibah khusus akan datang jika seorang perempuan sedang haid atau duduk-duduk di perempatan jalan “.
Menahoth 43b-44a, “Seorang Yahudi diwajibkan membaca doa berikut ini setiap hari, ‘Aku bersyukur, ya Tuhanku, karena Engkau tidak menjadikan aku seorang kafir, seorang perempuan, atau seorang budak belian’ “.
Inilah sebagian kecil dari ayat-ayat hitam Talmud. Setiap hari Sabtu yang dianggap suci (Shabbath), mereka mendaras Talmud sepanjang hari dan mengkaji ayat-ayat di atas. Mereka menganggap Yahudi sebagai ras yang satu-satunya berhak disebut manusia. Sedangkan ras di luar Yahudi mereka anggap sebagai binatang, termasuk orang-orang liberalis yang malah melayani kepentingan kaum Zionis.

Kaum Non-Yahudi adalah ‘Sampah’
Semua orang non-Yahudi dari segala ras dan agama apa pun menurut Talmud adalah super-sampah’, begitu menurut pendiri Habad-Lubavitch, Rabbi Shneur Zalman. Analisanya ditemukan di dalam majalah Yahudi ‚The New Republic’, yang dalam analisisnya menyatakan bahwa, “… ada ironi besar dalam pandangan universalisme messianik yang baru pada gerakan Habad khususnya pandangannya tentang kaum ’goyyim’ yakni pernyataan Habad yang tanpa tedeng aling-aling berisi penghinaan bernada rasial terhadap kaum ‘goyyim ‘. …berdasarkan pendapat para theolog Yahudi pada abad pertengahan – terutama sekali pemikiran penyair dan filosuf Judah Ha-Levi pada pada abad ke-12 di Spanyol, dan tokoh mistik Yahudi Judah Loewe pada abad ke-16 di Praha – mereka mencari ketetapan mengenai keunggulan kaum Yahudi berdasarkan ras dan bukannya pada keunggulan kerohanian … menurut pandangan mereka, secara mendasar kaum Yahudi itu lebih unggul atas ras mana pun, dan mengenai hal itu ditegaskan berulangkali dalam bentuk yang sangat ekstrim oleh Shneur Zalman dari Lyadi.
Pendiri Lubavitcher-Hasidisme itu mengajarkan, bahwa ada perbedaan hakiki antara jiwa orang Yahudi dengan jiwa kaum ‘goyyim’, bahwasanya hanyalah jiwa orang Yahudi yang di dalamnya terdapat dan memancarkan cahaya kehidupan ilahiyah. Sedangkan pada jiwa kaum ‘goyyim’, Zalman selanjutnya menyatakan, “sama sekali berbeda, karena terciptanya memang lebih inferior. Jiwa mereka sepenuhnya jahat, tanpa mungkin diselamatkan dengan cara apa pun.”

33 Comments

  1. yahudi itu sedikit..islam luar biasa bnyak nya..
    tai kenapa isam bisa kalah & hamir binasa?????

    ReplyDelete
    Replies
    1. kata siapa kalah? cuma anda dan monyet yahudi yang bodoh..
      bahkan batu dan pohon pun ikut bicara untuk membunuh yahudi..

      Delete
    2. sesama manusia adalah sama.., setiap manusia yang baru lahir.,bersih, tanpa dosa

      Bunuhlah ideologi talmud pada orang yahudi.., Bukan membunuh manusianya....,,

      Bunulah ajaran ideologi talmud..,,karena merugikan nilai kemanusiaan.
      Bagaimana Caranya..?
      inilah tantangan dan tugas paling berat...,
      untuk menyelamatkan sesama umat manusia dari ideologi yang sesat dan menghancurkan sesama umat manusia....

      Delete
    3. Islam tak kan pernah hilang dimuka bumi,nazi bole menghancurkan semua yahudi tetapi yahudi tak boleh menghancurkan islam.berapa lg masa yang yahudi mahu?haha yahudi lembik..

      Delete
  2. Wah islam sekarang merajalela bos,, kata siapa hampir binasa?? Yahudi saja ga bisa tuh merebut gaza yang cuma seuprit,,, hehe

    ReplyDelete
  3. makin banyak penganut yahudi,dan makin banyak lah BARA API NERAKA!!!!
    FUCK YAHUDI!!!

    ReplyDelete
  4. Sesuai Hadits Shahih islam itu banyak tapi seperti buih di lautan dan mudah di tipu daya mudah di ombang ambing ..itu sudah dalilnya ....

    ReplyDelete
  5. Ternyata islam meniru ajaran yahudi. Ckckck...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kata siapa Islam tiru ajaran yahudi?,, yahudi Dan Kristen aja tiru ajaran setan ,kalo percaya kitab wahyu untuk apa ditambah kitab2 buatan tangan sendiri ckckckck

      Delete
  6. dunia surga bagi yahudi,,dan ahirat surga bagi kmi yg islam...dunia suatu ketika binasa dan ahirat kekal selamanya??kmi mngimani Al quran jika tdk percaya silahkan mati dulu biar tau keadaan di kburan. senikmat apa? Talmud kitab BIADAB,kitab,Tuhan nYa PELACUR..??keturunan terkutuk dan sampah...terbuat dari sisa tai yg di asamkan...hahahaaa Asuuuuuuu kunyuk.Celeng teles...tek pateni kbh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas udah pernah mati ya sehingga merasa lebih tahu keadaan di kuburan!.

      Delete
    2. Kami tahu keadaan kuburan dan akhirat karena kami punya al quran dan hadist yg sdh mengabarkan jadi kami gk perlu ngeliat langsung pun kami udh tahu.....

      Delete
  7. Saya Heran, kenapa sebagian besar orang Kristiani justru malah membela kaum Yahudi yg sudah jelas2 mengkafirkan mereka. Apa karna perjanjian lama (taurat Yahudi) ada dalam injil ?... Hahaha.... maju kena, mundur kena dong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. albert.sitompul8 May 2016 at 05:30

      Jangan senang dlu kau.kami percaya dengan perjanjian lama akan yahudi di masa lampau.tapi tidak dengan isi ayat2 yang telah di tuliskan si pemilik blog ini,,dan tidak ada juga di alkitab khatolik mengatakan isi perjanjian lama macam yang di tuliskan itu yang mngajarkan kemurkaan,keserakahan,bahkan kekejian skalipun.agama tuhan yang baik tidak mengajrkan seperti itu.agama mngajarkan apa pun agama mu jalan lah lurus kepadaku jangan pernah engkau belok sekalipun meski hati mu sudah terpengaruh,maka jika engkau terpengaruh maka kesesetan bagi mu nanti.biarpun islam bnyak yang fanatik sama kristen atau khatolik tapi kristen tdak akan pernah mmbalas,karna kristenan mengajarkan salling bertoleransi antar agama..klw suruh pilih saya sangat membela islam biarpun sbgian org fanatik tpi saya tdak msalah.dan satu hal untuk kau kami membela berkorban untuk orng yahudi brtujuan agar yahudi mampu berjalan di jalan yang benar apa yang telah di ajakarkan alkitab sbenarnya bukan di jlan kekejian dan kesetan sperti itu.klw yahudi kan sudah jlas2 isi dri kitab nya bgtu,pasti nya bruk lah.

      Saya umat kristiani juga tdak membenarkan ajaran yahudi yang menyesatkan seperti itu.tidak akan pernah tuhan mengajarkan umat nya untuk berbuat tindakan seperti itu,,saya tanya ayat mana dari alkitab perjanjian lama yang mengajarkan seperti yang di tuliskan penulis blog ini..saya lbih mencintai islam di banding yahudi.karena Kristen mengajarkan untuk saling bertoleransi antar agama.tapi tidak dengan yahudi jika tingkah isi tafsir nya ngawur,kristen percaya dengan yahudi memng ada sejak dlu,tapi tdak percaya dengan ajaran yang menyesatkan seperti itu.mungkin jika ajaran itu benar antar nabi pun juga saling membunuh,mencela atau pun menghina dan lain sebagainya.

      Delete
    2. Jawab Yesus: "Aku diutus HANYA kepada domba-domba yang hilang dari UMAT ISRAEL." (Matius 15:24)
      "Dan sebagai rasul kepada BANI ISRAEL" (QS 3:49)

      Delete
    3. Benar. Oleh karena itu Yesus datang kpd israel agar mereka bertobat. Karena Israel sdh terlalu dalam kebenciannya terhadap sesama manusia.

      Delete
  8. kitabnya ngajarin sifat egois, pendusta, dll. maklumlah,,,, yg bikin manusia bkn tuhan lngsng. waktu itu sya pernah baca juga isi talmud trus nemuin ayat "org yahudi bole mengikuti hawa nafsunya apabila tdk bisa menahannya". waduuh enak amat coeg, rabbinya berarti g bisa nahan hawa nafsu ya? sampe2 bikin ayat begitu biar g dianggep berdosa...XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terlebih dululah berkaca pada diri sendiri, sebelum mencela orang lain.

      Delete
    2. Ngacengan cok rabbi e. Ketok kontol e AE wkwkw. Agama itu mengajarkan mana yang baik dan mana ya gan buruk bagi sesama. Bukanya mengajarkan baik untuk kita, buruk untukmu. Untung neraka luas dan tak terbatas.

      Delete
  9. Astagfirullah,, Ternyata Idealisme Yahudi adalah bentuk Kekecewaan dan sakit hati. mungkin kita harus melihat latar belakang idealisme tersebut. kasihan generasi Israel yg terus didoketin oleh idealisme jiwa orng yg suka mengeluh, dan meng iyakan Nafsu. sesungguhnya Derajat kita Manusia adalah Sama, Semoga Sang Pencipta Memberikan Hidayah kepada Mereka..

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. Bible diambil Dari Sumber talmud

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda salah mas. Ajaran kristen adalah AJARAN DAMAI. Coba camkan firman Tuhan. 1. Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi orang yang menganiaya kamu. 2. Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan. 3. Pembalasan adalah hakKu (firman Allah dalam Injil). Tuhan Yesus menganpuni anda.es

      Delete
  12. islam fanatik itu lebih baik, kenapa? karena fanatik itu mempelajari sesuatu lebih dalam. sama hal nya dengan mempelajari ilmu-ilmu yang kalian pelajari.
    jadi, kalo mau lebih baik, kenapa tidak?

    #prayforAllepo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fanatisme boleh boleh saja. Tapi sekarang ini fanatisme kebanyakan disebabkan karena kurangnya pengetahuannya.namun tidak menyadari keterbatasannya. Sedikit yang diketahui, tapi seolah olah sudah serba tau. Manusia terbuat dari debu tanah, dibentuk Allah dan ditiipkan rohnya, dan jadilah manusia Adam. Jadi manusia sebenarnya adalah makhluk lemah yang memiliki keterbatasan keterbatasan. Namun kadang kala manusia seolah olah beranggapan bahwa pengetahuannya sama dengan pengetahuan Allah. Yang perlu anda sadari,1. banyak orang sekarang ini menduakan Allah, a) Allah yang sesungguhnya, dan b) allah jadi jadian, yaitu allah sesuai ukuran akal pikirannya. Kondisi ini berdampak dalam pola kehidupannya. Dia akan beranggapan bahwa apa yang dipikirkan, apa yang dilakukan adalah kebenaran mutlak dan sesuai kehendak Allah. 2) pikiran manusia tidak sama dengan pikiran Allah, sebagaimana tingginya LANGIT dengan BUMI, demikianlah tingginya pikiran/pengetahuan Allah dibanding manusia. Allah menjadikan dunia ini dengan segala isinya, tentu ada rencana Allah di dalamnya. Sampai sekarang belum ada satu orangpun manusia yang mampu memahami rencana Allah atas dunia ini. Banyak kejadian yang ada di dunia ini yang tidak kita pahami secara utuh. Kenapa ada kemiskinan, kenapa ada penyakit kenapa ada bencana, kenapa ada kejahatan. Kenapa ada berbagai suku, ras bahkan agama. Kenapa Allah juga memberi berkat, tanpa membedakan SUKU, AGAMA maupun RAS. Allah tidak pernah hanya memberi berkat ataupun pengetahuan terhadap golongan tertentu saja. Lalu apa rencana Allah di dalamnya? Tidak ada seorangpun di kolong langit yang dapat memahami itu. Suatu pertanyaan kenapa Allah tidak menghukum atau membinasakan saja manusia yang tidak berkenan oadaNya? Apakah tangan Tuhan terlalu pendek untuk menghukum orang yang tidak berkenan kepadaNya atau ada manusia beranggapan bahwa,Allah tidak punya kuasa lagi di BUMI? Bukan demikian, pikiran dan rencana Allah tidak sebanding dengan apa yang dipikirkan oleh manusia. Sekali lagi, tidak ada seorangpun manusia dapat memahami secara utuh. Nah, urusan bumi ini saja, tidak ada satu orangpun yang dapat memahaminya secara utuh, apalagi URUSAN SORGA. Dalam mengantisipasi kondisi sekarang ini, marilah kita BERDAMAI dengan DIRI SENDIRI. Bilamana hati kita terisi denga IRI HATI, KEBENCIAN, AMARAH, KEDENGKIAN, DENDAM, TINNGI HATI MAUPUN KESOMBONGAN, berarti kita membenci diri sendiri. Karena selain berdosa, paling tidak hati dan pikiran kita akan selalu terganggu.

      Delete
  13. Orang-orang Yahudi berkata: "Uzair itu putera Allah" dan orang-orang Nasrani berkata: "Al Masih itu putera Allah." Demikianlah itu ucapan mereka dengan mulut mereka, mereka meniru perkataan orang-orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah mereka , bagaimana mereka sampai berpaling? (QS. At-Taubah,9:30). Padahal dlm surat al ikhlas ayat 1-4 allah berfirman "katakan 'dialah allah yg maha esa, allah tempat bergantungnya segala sesuatu, ia tdk beranak dan tdk pula di pearanakan, dan tdk ada seorangpun yg setara dgnnya
    Tapi kenapa umt kristiani menganggap yesus (isa a.s.) itu ank tuhan atau org yahudi menanggap uzair itu ank tuhan....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemahaman anak ini jangan dianggap dilahirkan atau dr biologis. Pemahaman anak bisa dibilang ciptaan yang layak dimata Tuhan. Jd jangan diolah dengan nalar. Karena tidak akan bisa kita mengerti apa yang dikehendaki Tuhan Yang Maha Esa

      Delete
    2. Bukan anak Allah yg dimasalahkan, tapi menjadikan Isa Al Masih sesembahan itulah yg menjadi simbol kekafiran kaum kristen..

      Delete